17.000 Narapidana Sumut Ditanggung Jamkesda

Share:
jamkesaMedanBisnis – Medan. Sebanyak 17.000 tahanan dan narapidana di Sumatera Utara (Sumut) masih ditanggung Jaminan Kesehatan Daerah (Jamkesda), mengingat adanya perubahan sistem pelayanan kesehatan yang sudah dikelola Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS).
Hal itu dikatakan Kakanwil Kementerian Hukum dan Ham (Kemenkumham) Wilayah Sumatera Utara (Sumut), I W Sukerta usai melakukan rapat dengan jajaran Pemprovsu dan BPJS di Kantor Gubernur Sumatera Utara (Gubsu), Senin (3/2). “Tahanan dan narapidana sekitar 17.000 di Sumut yang harus ditangani kesehatannya. Inilah yang kita cari solusi karena adanya perubahan sistem dari Kemensos. Untuk tunggakan ga ada,” ujarnya.
Karena belum munculnya regulasi yang baru dari Kemensos, maka untuk sementara kesehatan para narapidana dan tahanan masih ditanggulangi oleh Jamkesda. “Jumlah yang sakit ga banyak sih. Sakit kan tidak bisa diprediksi, yang penting akses pelayanan ke rumah sakit yang diperlukan,” katanya.
Sementara itu Sekretaris Daerah (Sekda) Pemprovsu, H Nurdin Lubis menambahkan untuk membahas hal itu maka pihaknya bersama Kemenkumham dan BPJS melakukan rapat untuk membahas dan mencari solusinya.
“Itulah makannya kita rapat dan sudah disepakati akan menyurati bapak menteri sosial. Ini kan menyangkut masalah-malsah sosial. Menanggulangi hal-hal seperti ini yg tidak tercover dalam regulasi, tapi realitanya ada. Besok ibu Kadis Kesos dan Kadis Kesehatan ke Jakarta menemui Mensos dan Menteri Kesehatan,” ujarnya.
Seperti yang diketahui bahwa program BPJS kesehatan sudah berlangsung sejak Januari 2014. BPJS ditujukan untuk mewujudkan terselenggaranya pemberian jaminan untuk terpenuhinya kebutuhan dasar hidup yang layak bagi setiap peserta dan/atau anggota keluarganya. (ramita harja)
 
Sumber
17.000 Narapidana Sumut Ditanggung Jamkesda | INFO_PAS | 4.5

Berita Lainnya