Kepala Lapas Klas IIA Jambi Bantah Pernyataan BNNP Jambi

Share:

 

hendra_kalapasJAMBI – Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Klas IIA Jambi, Hendra Eka Putra, membantah keras pernyataan pihak Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jambi, terkait transaksi narkotika di lapas yang mencapai Rp 1 miliar per hari, serta masalah tes urine terhadap pegawai lapas.

Hendra menegaskan, selama ini bertugas di Lapas Klas IIA Jambi, pihak BNN tidak pernah melakukan ter urine terhadap pegawai lapas.

“(Pernyataan BNNP Jambi, red) itu tidak benar. Tidak pernah BNNP dan kota melakukan tes urine terhadap pegawai saya. (Tes urine, red) itu zaman siapa. Setahun saya, selama disini (Lapas Klas IIA Jambi, red) belum pernah saya didatangi orang BNN untuk tes urine. Seharunya dijelaskan itu tahun berapa,” ujar.

Mengenai transaksi narkotika di dalam lapas yang setiap harinya disebutkan Rp 1 miliar, Hendra juga menanggapi pernyataan ini dengan serius. “Rp 1 miliar itu tidak sedikit uangnya. Satu hari Rp 1 miliar itu data dari mana, dimana ngambil datanya, jangan ngomong aja. Harus ada hitam di atas putih, jangan katanya-katanya,” tegas Hendra.

Lebih lanjut Hendra mengatakan, sejak menjabat sebagai Kepala Lapas Klas IIA Jambi, ia telah mengambil tindakan tegas dan mengadakan razia setiap dua kali seminggu. “Bos (bandar narkoba, red) sudah saya pindahkan ke Nusa Kambangan,” ujarnya.

Hendra juga mengatakan, anggotanya yang terlibat narkotika yang ditangani pihak kepolisian juga sudah dipecat. “Sajak saya disini, sudah tiga orang saya pecat. Saya tidak menutupi, kalau ada silakan,” pungkasnya.

Sumber

Kepala Lapas Klas IIA Jambi Bantah Pernyataan BNNP Jambi | INFO_PAS | 4.5

Berita Lainnya