Lapas Jailolo Halmahera Barat Punya Perpustakaan

Share:
Dunia Perpustakaan | Tahanan disebut sebagai Lembaga Pemasyarakatan tentunya bertujuan supaya para pelaku kejahatan bisa disadarkan untuk menjadi orang baik. Dengan dasar tersebut sehingga sangat tepat jika di LP juga disediakan fasilitas Perpustakaan.
Dengan adanya perpustakaan di LP, para pelaku kejahatan bisa meluangkan waktu mereka selama di LP dengan membaca buku.
Hal ini juga yang saat ini sedang dikembangkan oleh Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II B Jailolo Kabupaten Halmahera Barat. Di LP tersebut saat ini sudah memiliki satu perpustakaan untuk para narapidana (napi).
Perpustakaan tersebut dibangun sebagai sarana pengembangan pengetahuan yang secara manusiawi berhak diperoleh para napi.
Hal tersebut dikatakan Kepala Lapas Kelas IIB Jailolo, Ronny Widiatmoko, sebagaimana dikutip dari poskomalut.com (12/3/14). di sela menyampaikan hasil 75 hari kerja, beberapa hari lalu. Menurut Ronny, dalam perpustakaan seluas 4X8 centimeter (cm) itu, ada taman bacaan, dan dilengkapi fasilitas lainnya.
Dikatakan Ronny, perpustakaan itu didukung sepenuhnya oleh pemerintah pusat melalui instansi tekhnis terkait, yakni perpustakaan pusat. Sehingga Lapas mudah memperoleh buku bacaan umum, sebagai bentuk perubahan sistem pembinaan, yang sebelumnya belum secara baik diterapkan.
”Mungkin dulu pembinaan Lapas Jailolo dinilai kurang baik oleh masyarakat. Maka berbagai macam cara dilakukan, mulai dari bangunan sarana hingga perpustakaan, untuk merubah sistem pembinaan dengan baik,”ucapnya.
Ronny mengaku, perpustakaan itu cukup direspon oleh Kementerian Hukum dan HAM. Karena ini pertama kali dibangun oleh Lapas di Maluku Utara. “Mungkin Lapas Jailolo yang pertama membangun perpustakaan untuk para napi. Jadi kemajuan ini sangat direspon, karena harapan Kementerian tersebut, Lapas lain di Malut juga kelak seperti itu, “ucapnya.

Sumber : duniaperpustakaan.com

Lapas Jailolo Halmahera Barat Punya Perpustakaan | INFO_PAS | 4.5

Berita Lainnya