Lapas Klas II A Pondok Rajeg Bekerja Sama Dengan Samsung

Share:

Kalapas-Kelas-II-A-Pondok-Rajeg-Cibinong-Bogor-Jabar-Rudy-Ch-Gill-BC-IP-MaulKepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Kelas II A Pondok Rajeg, Cibinong Bogor Jawa Barat (Jabar), Rudy Ch Gill BC IP membenarkan, bahwa Lapas Pondok Rajeg ini mempunyai mota tersendiri yakni, Lapas Pondok Rajeg adalah Lapas “Berdasi” yaitu Bersih Damai dan Sigap.

”Saya bertekad menjadikan Lapas Pondok Rajek, Lapas yang bersih dari narkoba, bersih dari pungli, bersih lingkungan, dan juga bersih dari hal-hal yang tidak sesuai dengan tugas dan fungsihnya,” ujarnya kepada wartawan kemarin, di ruang kerjanya.

Dia menjelaskan, bahwa Lapas ini tepatnya diwilayah RT 1/RW 5, Kampung Pondok Rajeg, Kelurahan Pondok Rajeg, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor, Jabar. Lapas ini dibangun sejak 2005 dan mulai beroperasi pada 2008. Dengan luas tiga hektare  berkapasitas 950 orang, namun saat ini menampung sebanyak 1.069 narapidana.

”Hanya sedikit Over kapasitas, tapi sebenarnya cukup jika tidak ada warga binaan dari Depok,” jelas Rudi.

Rudi menambahkan, Lapas  yang berada di perbatasan Kabupaten Bogor dan Kota Depok ini memiliki empat blok, yakni Blok A, B, C, dan D. Keberadaan Lapas Pondok Rajeg cukup terpencil. Dari jalan utama yakni Jalan Raya Pondok Rajeg jarak tempuhnya kurang lebih dua kilometer. Selain cukup jauh dari jalan utama,

“Lapas juga berada di sekitar area Taman Makam Pahlawan dan sebagian bangunan dikelilingi Sungai Ciliwung. Suasana dan kondisi Lapas cukup bersih dan terawat,” ucapnya.

Selain itu, papar Rudi, ruang tunggu Lapas Pondok Rajeg juga tampak bersih dan nyaman, begitu juga dengan sel-sel tahanannya. Untuk satu blok di Lapas Pondok Rajeg, jumlah kamar atas ruang sel berbeda-beda.

“Ada yang lebih dari 20 sel, dan untuk satu selnya rata-rata diisi 12 orang. Sedangkan untuk satu bloknya, rata-rata diisi sekitar 250 orang narapidana atau warga binaan,” paparnya.

Menurutnya, Kementerian Hukum dan Ham (Kemenkumham) mengupayakan bahwa Lapas Pondok Rajeg ini sebagai Lapas percontohan di Indonesia. Sebab, perusahaan terkemuka asal negeri ginseng Korea yakni PT. Samsung Korea menjalin kerjasama untuk memberi pelatihan dan pendidikan kepada warga binaan, seperti bengkel service kendaraan mobil dan motor, service alat-alat elektronik yakni televisi, radio dan handphone serta membuat tas atau keranjang kemasan. Selain membuat meja dan kursi, ada juga juga waga binaan yang diberikan pelatihan tentang pertanian, perternakan kesenian dan juga pengajian.

“Kerjasama dengan PT. Samsung Korea sudah dilakukan sejak April 2013. Semua kegiatan ini dilakukan 250 warga binaan. Hasil kegiatan yang diunggulkan yakni kerajinan keranjang kemasan. Tas keranjang kemasan ini kualitasnya sangat bagus, nantinya akan di ekspor ke Korea,” tutur Rudi.

Rudi menambahkan, dari hasil kerja warga binaan yang dijual, nantinya mereka mendapatkan provit sebesar 80 persen diberikan kepada warga binaan dan 20 persennya untuk PNBP (Pendapatan Negara Bukan Pajak).

”Kami membekali warga binaan disini agar ketika mereka keluar dari Lapas dan kembali ke masyarakat mereka mempunyai bekal atau keahlian untuk bekerja atau berwirausaha,” imbuhnya.(Maulana Said)

 

Sumber :radaronline.co.id

Lapas Klas II A Pondok Rajeg Bekerja Sama Dengan Samsung | INFO_PAS | 4.5

Berita Lainnya