Rutan Kelas I Tanjung Pinang Krisis Air

Share:

TANJUNGPINANG (HK) – Ratusan warga binaan Rutan Klas I Tanjungpinang yang beragama Islam menggelar shalat minta hujan atau shalat istisqa, Kamis (13/3) pukul 07.00 WIB. Rutan tersebut mulai mengalami krisis air.

“Pegawai Rutan bersama warga binaan shalat istisqa dilanjutkan dengan berdzikir, diharapkan dapat mendatangkan berkah. Selain itu warga binaan dapat mengerti dengan kondisi cuaca di Tanjungpinang yang kian hari mengawatirkan,” kata Kepala Rutan Klas I Tanjungpinang, Kunrat Kasmiri, Kamis (13/3).

 

Namun ia mengatakan, setidaknya sudah ada upaya yang dilakukan. Semuanya kembali kepada Sang Maha Pencipta. “Kita sudah berusaha. Kita akan terus berdoa dan berdoa. Semoga Allah mendengar doa kita,” ungkapnya.
Saat ini kondisi air di masing-masing ruangan warga binaan dijatah setiap jam. Sementara air bersih di sumur tidak bertahan lama. Bila air sumur kering, mereka mesti menunggu beberapa jam agar air bisa kembali disedot dengan mesin.
Pihaknya khawatir kondisi krisis air menimbulkan konflik antar warga binaan. “Saat ini di rutan ada 98 tahanan dan 91 narapidana ditambah 45 pegawai. Takutnya dari masalah air menjadi konflik,” terang Kunrat.
Pihak rutan, kata dia, juga telah menyurati PDAM untuk meminta bantuan. Hanya, belum ada tanggapan. “Memang baru kemarin kita layangkan surat untuk membantu air bersih. Mungkin perlu proses, tapi mudah-mudahan rutan cepat mendapat bantuan air bersih,” pungkasnya. (cw72)

Sumber : haluankepri.com

Rutan Kelas I Tanjung Pinang Krisis Air | INFO_PAS | 4.5

Berita Lainnya